Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun 2026 lebih awal dibandingkan rerata klimatologinya. Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Nina lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase netral dan berpotensi menuju El Nino pada pertengahan tahun. Berdasarkan hasil analisis BMKG, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada bulan Agus
Hujan ekstrem akhir-akhir ini mengguyur Indonesia, kondisi in diperkirakan bakal berlangsung hingga beberapa hari kedepan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia saat ini dipicu oleh suhu muka laut yang lebih hangat dari rata-rata dan aktifnya monsun Asia atau muson barat. Suhu muka laut di perairan Indonesia kini tercatat berkisar antara 0,5 hingga 3 0 C lebih hangat dari kondisi normal.