DIBALIK PER”TEMU”AN TERDAPAT BANYAK MANFAAT
- Redaksi

- 18 Mar
- 4 menit membaca

Indonesia yang kaya akan keanekaragaman hayati sangat selaras dengan budaya atau kebiasaan masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai turun temurun terutama dalam hal pengobatan herbal (tradisional). Pemanfaatan tanaman obat di Indonesia sudah mulai berkembang pesat, dimana tanaman obat yang digunakan dapat digunakan secara langsung maupun melalui proses ekstraksi untuk mendapatkan senyawa yang memiliki efek farmakologi dan terapeutik. Salah satu tanaman obat yang sering digunakan masyarakat Indonesia yaitu tanaman jenis rimpang - rimpangan seperti temu-temuan. Tanaman temu-temuan (Zingiberaceae) merupakan tanaman herba tahunan yang biasanya tumbuh liar dan ternaungi di bawah pohon pada Kawasan hutan tropis. Tanaman ini dimanfaatkan sebagai rempah, bumbu masakan, bahan baku obat-obatan dan kosmetika. Khasiat dari tanaman temu-temuan sebagai bahan baku obat telah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama. Tanaman temu-temuan kaya akan senyawa aktif seperti kurkumin, minyak atsiri, dan antioksidan, tanaman ini berkhasiat meningkatkan imunitas, memperbaiki pencernaan, antibakteri, antiinflamasi, serta mengatasi gangguan kesehatan.
Jenis-jenis perTEMUan:
Temulawak (Curcuma xanthorrhizae): temulawak dikenal sebagai salah satu obat herbal yang berasal dari Indonesia. Kandungan beragam senyawa alami pada temulawak memiliki sifat antiradang, antioksidan, serta antimikroba.
Manfaat :
Mencegah dan Mengatasi Infeksi: temulawak bisa membantu mencegah dan mengatasi infeksi karena memiliki kandungan yang bersifat antimikroba. Selain itu, ekstrak dari tanaman ini juga diketahui memiliki efek antivirus dan antijamur
Imun yang lebih kuat: temulawak memiliki kandungan antioksidan tinggi yang dapat membantu kinerja sel darah putih dan memproduksi antibodi
Baik untuk pencernaan: mengonsumsi temulawak bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare, kembung atau sembelit
Menjaga organ hati: temulawak dapat membantu mengatasi serta mengurangi peradangan hati, tanaman ini juga disebut membantu menurunkan kadar gula dalam darah dan menjaganya agar tetap stabil
Mencegah kanker: efek antiradang, antioksidan dan antikanker dari tanaman ini cukup kuat. Penelitian menyebutkan konsumsi herbal ini dapat membantu mencegah dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker hati, dan kanker serviks. Kendati begitu penggunaan tanaman ini sebagai obat kanker masih dalam penelitian
Temu putih (Curcuma zedoaria): tanaman obat sejuta manfaat dari keluarga curcuma. Tanaman ini bermanfaat untuk menghambat aktivitas antimutagenik pada sel kanker. Berdasarkan penelitian, temu putih mengandung senyawa kurkuminoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid, glikosida, triterpenoid, dan flavonoid.
Manfaat :
Mencegah Diabetes dan Aterosklerosis: senyawa metabolit pada temu putih seperti curcumin dan sesquiterpenoid berperan dalam mengatur kadar gula darah. Sementara itu dengan mekanisme lain, senyawa sesquiterpenoid dan polifenol pada temu putih berguna untuk mencegah aterosklerosis
Menurunkan trigliserida: temu putih dapat menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh sehingga menekan risiko hipertensi, diabetes dan gangguan jantung
Sebagai Antiradang atau Antiinflamasi: temu putih juga punya sifat antiradang yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah hepatitis, mengendalikan asma dan sinusitis
Berperan sebagai Antibakteri dan Antioksidan: kandungan beta karoten, asam askorbat, zedoaron, kurkumol, kurkumin, kurkumenol, kurzerene, epikumarol dan senyawa polifenol lainnya mampu menangkal reaksi radikal bebas dalam tubuh. Senyawa tersebut juga membantu tubuh melawan infeksi bakteri
Menambah nafsu makan: khasiat cholagogum mendorong adanya peningkatan nafsu makan baik bagi anak maupun dewasa. Dengan nafsu makan dan asupan yang baik, kesehatan dan ketahanan tubuh diharapkan juga makin kuat melawan infeksi.
Temu Kunci (Boesenbergia pandurata): temu kunci merupakan tanaman rempah yang banyak ditemukan di negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Meski tidak banyak mengandung nutrisi, manfaat temu kunci bagi kesehatan bisa diperoleh berkat beragam senyawa aktif seperti flavonoid.
Manfaat :
Meredakan batuk kering: temu kunci memiliki kandungan senyawa yang bersifat antiradang, sehingga dapat meredakan radang dan bengkak pada tenggorokan, selain itu kandungan antioksidan pada temu kunci juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat membantu proses pemulihan
Menangkal radikal bebas: temu kunci dapat menangkal radikal bebas karna kandungan senyawa flavonoid, senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, sehingga dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas
Menjaga kesehatan pencernaan: kandungan senyawa polifenol dalam temu kunci bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan bakteri baik dan menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus. Kandungan minyak atsiri dalam temu kunci juga dipercaya memiliki sifat antibakteri sehingga mampu menghambat perkembangan bakteri Escherichia coli, salah satu bakteri penyebab diare
Mencegah kanker payudara: kandungan senyawa panduratin A pada temu kunci mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara
Temu Ireng (Curcuma aeruginosa): temu ireng memiliki rasa yang pahit dan bentuk yang mirip jahe. Temu ireng sering digunakan sebagai bahan ramuan obat alami alias jamu yang diminum untuk mengobati cacingan, infeksi kulit, peradangan hingga menjaga imun tubuh
Manfaat:
Menjaga sistem imun tubuh: temu ireng digunakan sebagai herbal untuk menjaga daya tahan tubuh karena kandungan antioksidan yang tinggi, kandungan antioksidan ini dapat dibantu membantu radikal bebas yang bisa menurunkan tubuh, alhasil sistem imun tubuh pun tetap terjaga
Mengobati cacingan: studi Health Science Journal of Indonesia mengungkapkan bahwa tentu ireng dapat membantu mengobati cacingan pada anak-anak. Tanaman herbal ini memiliki cara kerja yang sama dengan golongan obat antelmintik, yakni bekerja dengan membunuh dan melumpuhkan cacing di dalam tubuh
Mengobati rematik: kandungan kurkumin pada temu ireng dapat membantu mengobati radang sendi, kurkumin memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membantu untuk mengurangi peradangan pada penderita radang sendi
Mengobati asma: tanaman temu ireng diketahui mampu untuk mengobati asma karena aktivitas spasmolitik yang dapat membantu merelaksasi otot saluran pernapasan. Tanaman herbal ini memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada saluran pernapasan






























Komentar