Kesehatan Dimulai dari Hati | dr. Zaidul Akbar
- Redaksi

- 4 Jan 2025
- 2 menit membaca

Pada suatu sore di ruang Unit Gawat Darurat (UGD), dr. Zaidul Akbar, saat dulu berpraktek, menyambut seorang pasien pria paruh baya. Wajahnya kusut, tubuhnya lunglai, dengan sederet keluhan yang ia utarakan dengan nada cemas. "Dok, kepala saya sakit, pusing terus, batuk pilek nggak sembuh-sembuh. Bahkan telinga saya juga berdengung. Rasanya dari ujung kepala sampai ujung kaki bermasalah semua."
Dr. Zaidul Akbar mendengarkan dengan saksama. Ia mengangguk-angguk, lalu tersenyum. Dengan lembut ia bertanya, “Bapak ada masalah?” Pertanyaan sederhana itu sejenak membuat pria itu terdiam, seolah merenungi sesuatu. Kemudian, ia mulai bercerita, mengurai masalah-masalah yang membelitnya: konflik di rumah tangga, tekanan ekonomi, dan kesepian yang memuncak.
Setelah mendengar kisah pria itu, dr. Zaidul Akbar tak memberikan resep obat seperti kebanyakan. Sebaliknya, ia menunjuk ke arah mushola kecil di belakang UGD. “Bapak, pergilah ke sana. Salatlah. Tumpahkan semua air mata Bapak kepada Allah. Berdoalah, mintalah pertolongan kepada-Nya,” katanya dengan senyum hangat.
Obat yang Sering Terlupakan
Pengalaman ini adalah sekelumit dari pemahaman yang lebih dalam tentang kesehatan dalam Islam. Menurut dr. Zaidul Akbar, kesehatan sejati bukan sekadar urusan fisik. Hati, atau qalbu, memainkan peran yang jauh lebih signifikan. Penyakit hati seperti stres, iri hati, atau ketidakikhlasan, bahkan lebih berbahaya daripada penyakit raga.
“Jawabannya sering kali bukan obat atau herbal,” ujar dr. Zaidul Akbar. “Jawabannya ada pada kalimat yang Allah sampaikan dalam Alquran: ‘Mintalah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat.’”
Ia menjelaskan bahwa syariat Islam dirancang tidak hanya untuk mendekatkan umat kepada Allah, tetapi juga untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga. Salat, misalnya, bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga membawa dampak fisik dan psikologis yang luar biasa. Gerakan-gerakan dalam salat melatih kelenturan tubuh, sementara doa dan sujud menghadirkan ketenangan batin.
Kisah di Balik Mushola
Pria di UGD itu akhirnya mengikuti saran dr. Zaidul Akbar. Ia menuju mushola dan menghabiskan waktu cukup lama di sana. Ketika kembali, raut wajahnya terlihat berbeda. Meski belum sepenuhnya pulih, ia tampak lebih tenang. Beban yang semula berat di pundaknya seolah sedikit terangkat.
“Subhanallah, banyak orang seperti itu. Kita sering lupa bahwa jawabannya bukan pada obat, tapi pada Allah,” kata dr. Zaidul Akbar. Ia mengingatkan bahwa semua syariat dalam Islam pada dasarnya menyehatkan. Namun, umat melakukannya bukan untuk tujuan kesehatan, melainkan karena ketaatan.
Pelajaran dari Alquran dan Sunnah
Dalam Alquran dan hadits Nabi Muhammad SAW, terdapat banyak petunjuk tentang bagaimana menjalani hidup yang sehat. Bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Rasulullah mengajarkan pola makan yang seimbang, menjaga kebersihan, dan mengelola emosi dengan sabar dan tawakal.
Dr. Zaidul Akbar pun menutup ceritanya dengan satu pesan penting: “Kembalilah ke petunjuk Allah, Alquran, dan Nabi Muhammad. Semua ada di sana. Mau cerita apa saja, ada jawabannya.”
Di dunia modern yang semakin hiruk-pikuk ini, mungkin inilah saatnya untuk berhenti sejenak. Bukan hanya mendengarkan tubuh, tetapi juga hati. Karena, sebagaimana yang diajarkan para ulama, kesehatan sejati dimulai dari qalbu yang bersih dan damai.






























This page felt surprisingly chill to read—no walls of text, just quick bits that actually tell you what you need. I didn’t have to hunt around to figure out the point, and the headings make it easy to bounce between sections without getting lost. I ended up clicking into Drift Boss in the middle of scrolling, and it loads you straight into the action with that one-button drifting thing, which is simple at first but gets tense fast. What I liked is it doesn’t drown you in extra fluff; the basics are right there and you can skim them in seconds. The spacing also helps a lot on smaller screens, nothing feels squished. The “How to Play” info is tucked…
https://huongnghiep24h.com/ bữa mình thấy bạn share nên bấm vào nghía thử cho biết, kiểu xem giao diện thôi chứ không đọc sâu. Vào cái là thấy họ làm phần kèo bóng đá trực tuyến dạng bảng nhìn khá “thẳng hàng”, lướt nhanh vẫn bắt được thông tin chính mà không bị hoa mắt. Mình thích cái cảm giác bố cục gọn, kéo xuống từng khối nội dung tách ra rõ nên không phải tìm mệt. Có đoạn giải thích kèo nhà cái là gì viết đơn giản, đọc qua cũng hiểu sơ sơ chứ không quá thuật ngữ. Nói chung trải nghiệm xem trên điện thoại cũng ổn, không bị rối. Cái bảng tỷ lệ kèo theo trận trong ngày…